BenniSobekti.com – Keindahan Alam & Estetika Seni Pohon Bonsai Yang Patut Kita Kagumi, Assalamualaikum broo sedulor bonsai dan konco tanaman hias di seluruh dunia maya, selanjutnya saya akan memberi info bonsai.

Bonsai juga dapat kita lihat seni estetikanya ya lor, setiap bonsai pastilah mempunyai nilai keindahan alam serta nilai estetika tersendiri ya lor, oke untuk lebih jelasnya monggo lihat dan baca sampai habis langsung aja artikel saya berikut ini ya lor.

Baca juga: Tips Praktis Merawat Tanaman Bonsai Dalam Ruangan

Keindahan Alam & Estetika Seni Pohon Bonsai

Alam telah membangun pepohonan dengan estetika tersendiri. tetapi insan jua bisa menambahkan keindahan saat pohon itu dipindah pada pot menjadi bonsai.

Maka bonsai yang rupawan merupakan yang memiliki keindahan alam serta sekaligus keindahan seni. Keindahan alami ialah keindahan transenden, istilah Sigit Margono, dosen seni patung yg acapkali menjadi pengamat bonsai.

Keindahan alam sudah ada dengan sendirinya. Tinggal bagaimana manusia menelaah serta menikmatinya. Keindahan asal alam adalah keindahan yg mengikuti bahannya sendiri.

Tetapi saat pohon itu dijadikan bonsai, maka dibutuhkan acara, pembinaan, dan serangkaian perlakuan lain buat mencapai keindahan seni.

Menggunakan catatan, keindahan seni itu tetap tak terlepas asal keindahan alam. Karena bonsai merupakan medium bagi artis untuk berakibat karya yg diinginkan.

Bonsai ibarat kanvas bagi artis lukis, atau sebongkah kayu bagi artis patung. Bedanya, serta inilah keistimewaannya, bonsai wajib permanen menjadi pohon hidup.

Soal keindahan itu memang relatif, namun dari Wahjudi D. Soetomo, keindahan dapat dipelajari. ada ilmunya. Baku estetika bonsai memang tergantung katagori bonsai itu sendiri.

Kalau bonsai konvensional, tentunya harus mengacu di hukum atau pakem yg telah terdapat. misalnya soal perbandingan akbar batang, cabang serta ranting.

Pula arah percabangan, posisi dimana cabang itu tumbuh. serta juga bagaimana jua menggunakan kaki atau akarnya.

Keindahan Alam & Estetika Seni Pohon Bonsai Masa Kini

Baca juga: Cara Merawat Bonsai Luar Ruang Super Simpel

Sedangkan bonsai pada masa ini, cenderung bebas, tidak terdapat hukum standar yg wajib dianut buat dapat disebut latif. Satu-satunya hukum yang wajib dianut adalah, bahwa bonsai itu harus tetap hidup.

Bonsai itu tergolong seni rupa tiga dimensi. tetapi dari Sunardi, penggemar bonsai Probolinggo, bonsai tak bisa digolongkan seni rupa.

“Bonsai yang tetap bonsai. Bahwa bonsai itu seni memang iya, yaitu Seni Bonsai,” ujar mantan ketua Cabang Dinas Pendidikan yg rajin berburu bonsai itu.

Wahjudi yang merasa bertanggungjawab menjadi pihak yang mencetuskan perihal itu, menerangkan bahwa di hakekatnya seni rupa itu artinya karya seni yg mengedepakan aspek rupa (visual).

Kalau diterapkan pada bonsai, maka terdapat elemen-elemen seni rupa yang bisa diterapkan. Yaitu, terdapat komposisi, ekuilibrium, harmoni, proporsi, kedalaman, keserasian, pusat perhatian (center of interest) serta unity (kesatuan).

Baca juga: 25 Macam Tumbuhan Aquascape Peneman Bonsai Aquarium

Menerapkan Bonsai Keindahan Alam Untuk Seni Rupa

Kesemuanya itu artinya hal-hal mendasar dalam seni rupa juga di bonsai. Pameran nasional bonsai di Bali tahun kemudian yang diselenggarakan pada rangka ASPAC IX, menurut Wahjudi menerangkan bahwa estetika seni pada bonsai mulai diakui.

Pameran yang seluruh jurinya berasal dari luar negeri itu ternyata banyak menyampaikan penghargaan pada bonsai bergaya kontemporer.

“Sesungguhnya kualitas bonsai kita sudah maju, tetapi sayangnya apresiasi para penggemarnya yg masih tertinggal,” ujar Wahjudi pada depan para penggemar bonsai di Kraksaan, Probolinggo, Minggu (29/6).

Bagaimana menangkap keindahan di sebuah bonsai? buat kali kesekian, Wahjudi menguraikan satu persatu hal-hal yg perlu diperhatikan.

  • Pertama artinya garis, yaitu imajinasi kita terhadap warta visual. Garis dapat dibaca di batang, cabang dan ranting.
  • Kedua, bentuk, yaitu deretan daun atau silhoutte tanaman secara holistik. Daun itu sendiri menjadi bentuk mikro, sedangkan formasi daun merupakan bentuk makronya.
  • Ketiga, ialah nilai, yaitu aspek gelap terangnya cahaya.
  • Keempat, tekstur, yaitu kualitas bagian atas yg bisa diraba. dan terakhir, yaitu warna, yaitu kualitas bagian atas yg ditimbulkan oleh cahaya. rona, bukan hanya pada daun, batang, tetapi jua di potnya.

Baca juga:

  1. Pameran Bonsai Nasional Jombang Citra Sakarosa Bonsai 2019
  2. Cara Top Membuat Bonsai Kelapa Media Air ( Hydro Coco )
  3. Inilah Ciri Pohon Pule Untuk Jadi Bonsai Yang Exsotis

Demikianlah sedikit dari saya, semoga dapat bermanfaat untuk kita semuanya, terimakasih sudah mengikuti dan selalu berkunjung untuk membaca artikel saya ini, jangan lupa untuk saran dan komentarnya. Wassalamulaikum. (bsc)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed