BenniSobekti.com Cara Mengurangi Penguapan Pada Bonsai Dengan Bahan Berikut Ini, Assalamualaikum sahabat bonsai dan tanaman hias di seluruh dunia maya berada, berikutnya ini akan saya berikan sedikit info mengenai cara mengurangi penguapan pada tanaman bonsai kita.

Bonsai sangatlah perlu juga untuk dilakukan sebuah cara untuk mengurangi penguapan pada bonsai. maka dari itu ini dia sebuah cara untuk mengurangi penguapan pada bonsai yang baik, silahkan untuk membaca dan mengikuti sampai habis artikel ini ya.

Baca juga: Inilah 50 Ciri-ciri tumbuhan Lumut (Bryophyta) Yang Perlu Diketahui

Penguapan Pada Bonsai

Jika anda mengalami sebuah masalah saat matinya bonsai kesayangan kita karena kita saat itu lupa untuk menyiraminya, tentu saja hal yang satu ini sangat membuat hati kita jengkel, sedih, nyesel dan pasti campur aduk ya hehei.

Memang saja dalam mengurusi sebuah tanaman bonsai ini kita sangat membutuhkan kesabaran dan ketelatenan. Namun bagai mana kita bisa melakukan suatu hal berkarya beraktifitas kita seperti biasa namun bonsai kita tetap terjaga dan sehat.

Bagi semua orang yang kaya mungkin saja hal itu tidak akan menjadikan sebuah masalah, karena bisa menyuruh PRT untuk selalu menyirami semua pohon bonsai.

Lalu bagai mana dengan kita yang tidak punya PRT ? hehehei, nah berikut inilah sedikit tips dari saya mengenai permasalahan ini.

Tips & Trik Pengurangan Penguapan Pada Bonsai

A. Lumut, dengan kita menggunakan lumut ini ( nah disini semua tentunya sudah tau dong dengan sebuah nama tanaman yang satu ini).

Oke anda bisa mulai saja dengan mencari lumut yang selalu hidup di daerah atau kawasan yang lembab, sepertidi batu bata yang sudah lapuk yang berada di bawah pohon atau di bawah tempat yang dekat dengan air.

Biasanya tanaman yang tumbuh pada batu bata yang telah lapuk ini dapat tumbuh subur yang ditandai dengan tebalnya tumbuhan lumut itu tumbuh.

Setelah anda menemukannya, anda dapat menyekrap tumbuhan lumut tersebut dengan akarnya ya supaya tumbuhan lumut ini tidak mati ketika di tanam di dalam sebuah pot.

Kemudian tanamlah tumbuhan lumut ini pada sebuah permukaan tanah atau media pada bonsai kita, tekanlah karpet lumut tersebut dengan perlahan dan goyangkanlah kekiri dan kekanan sedikit demi sedikit agar tanah atau media di bawahnya bisa masuk ke celah-celah akar lumut dan daun lumut.

Setelah itu, jangan langsung di letakkan di bawah sinar matahari karena perlakuan ini akan dapat menyebabkan lumut mati karena kekeringan.

Karena situmbuhan lumut ini belumlah mendapatkan makanan dan air dari tempat hidupnya yang baru. Simpanlah terlebih dahulu bonsai anda di sebuah tempat yang lembab dan teduh supaya segar dan terjaga kelembapannya,.

Bila perlu anda dapat menutupinya dengan sebuah plastik hitam terlebih dahulu selama kurang lebih 2-4 hari ( jangan lupa untuk di sirami ya).

Setelah anda merasa bahwa tanaman lumut sudah kuat dan sehat, maka silahkan lah anda boleh untuk menarohnya di tempat semula dia bertengger yang terkena sinar matahari.

B. Pasir, media pasir ini adalah sebuah media yang sangat gampang sekali ya untuk kita dapatkan, anda bisa mencarinya di toko bangunan, di sungai, dan kalau kejauhan ya tempat tetangga saja hehei.

Oke dengan cara yang selanjutnya ini merupakan sebuah cara yang simpelsekali namun ya sangat efektif, mengapa karena jika kita menggunakan lumut, memang sedikit repot ya namun keindahan dan nilainya bonsai kita sudah jelas tambah menarik dan dapat nilai plus.

Penggunaan media pasir ini sebagai pengurangan penguapan sudah sangat lazim di lakukan, namun ya itu anda harus tahu bahwa pasir yang digunakan harus yang berbutir agak besar.

Pasir malang adalah pasir yang cocok untuk mengatasinya dan selain menahan penguapan, pasir ini juga bisa berfungsi sebagai penahan guyuran air yang kita siram tadi.

C. Etil Prophylenne, merupakan sebuah alat pembantu menjaga kelembapan tanaman yang sering dipergunakan oleh para petani pekebun, yang biasa orang sebut dengan sebutan Plastik Mulsa.

Bahan ini anda semua dapat saja untuk membelinya di sebuah tempat yang sangat kasar dan gersang yang biasanya banyak matrial-matrial yang lumayan banyak dan yang disebut toko bangunan wkwkwkhehei juskiding hehei bias gak setres jangan serius amat tetapi tetap fokus ya, oke lanjut ya.

Dalam pemakaian mulsa plastik ini biasa digunakan secara insidentil saja, yaitu ketika kita semua akan bepergian saja ya, setelah pulang dan kembali ke rumah ya dibuka kembali dan di siram yang rutin kembali ya.

Karena dikawatirkan kalau kita terus menerus memakai plastik ini di takutkan malah akan membuat akar dari bonsai kita menjadi busuk.

Baca juga:

Bonsai Aquascape: Cara Mudah Menata Letak Aquarium Alam Tradisional

Berbagai Jenis Lumut (Bryophyta) Penghias Bonsai

10 Pohon Bonsai Tertua Yang Menjadi Juara Dunia

17 Jenis Seni Dan Gaya Bonsai ( Style Bonsai )

Demikianlah sedikit informasi dari saya, semoga bermanfaat untukkita semuanya,terimakasih sudah mampir kemari, jangan lupa untuk saran dan komentarnya. Wassalamualaikum. (bsc)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed