BenniSobekti.com – Jenis Pohon Bambu Hias Terkenal Untuk Bonsai & Taman Di Indonesia, Assalamualaikum sahabat bonsai dan tanaman hias di seluruh dunia maya berada, siang ini saya akan memberikan info mengenai berbagsi bambu terkenal di indonesia.

Bambu adalah tanaman yang sering tumbuh secara grombolan ya tidak pernah dia sendirian hehei. Bambu ini tanaman yang sangat mudah sekali untuk tumbuh, mari silahkan baca sampai habis ya untuk lebih jelasnya.

Baca juga: Tips Jitu Membuat Bonsai Bambu Dengan Mudah

Klasifikasi Jenis Pohon Bambu

Jenis Pohon Bambu Hias di Indonesia merupakan tumbuhan Bambu sudah sangat awam ditanam atau tumbuh pada Indonesia, tetapi Bambu yg mampu diklaim menjadi tumbuhan Hias.

Atau biasa dianggap Bambu Hias hanya terdapat beberapa buah saja, selain jenis tersebut tumbuhan Bambu diklaim sebagai bahan bangunan atau bahan kerajinan.

Pohon yg termasuk rumpun/kelompok Bambu Hias serta banyak ditanam pada Indonesia ada kurang lebih empat jenis, sedangkan yang lain ialah tanaman yang bukan termasuk rumpun/gerombolan bambu.

Tetapi disebut Bambu Hias juga karena mempunyai bentuk seperti Bambu serta mempunyai penampilan yang mengagumkan. Pohon Bambu yg bisa digolongkan Bambu Hias adalah :

Berikut Jenis Bambu Hias Di Indonesia

a. Bambu Kuning atau Bambu Panda

Bambu Kuning mempunyai nama latin Bambusa Vulgaris, biasa diklaim Yellow Running Bamboo, Moso Bamboo, dan terdapat jua yang menyebut Bambu Panda.

Ciri Bambu Hias ini merupakan batangnya berwarna kuning, beruas-ruas, dan bisa tumbuh tinggi sampai 5 sampai 10 meter, diameter batangnya mampu mencapai 8 cm, daunya berwarna hijau sepanjang 12 cm serta lebar hingga 2 cm.

Bambu Kuning ini terkenal sekali menjadi penghias taman rumah sebab bentuk serta warnanya yang kuning sangat menarik, umumnya digunakan menjadi pelapis pagar atau dinding.

Jika ditanam pada sepanjang jalan akan menjadi pagar yg sangat latif. mampu pula menjadi hiasan pada pinggir kolam. Selain menjadi tanaman hias, bambu ini terdapat yang mempercayai sebagai penolak gangguan mistis, sama halnya dengan Palem Merah.

Walaupun hal ini kentara bisa dibuktikan secara logika karena kedua tumbuhan ini mempunyai warna cerah yaitu kuning dan merah sehingga mampu membawa kecerahan pada lingkungan, sehingga tidak gelap serta suram.

b. Bambu Jepang

Bambu Jepang memiliki nama latin Chimonobambusa Quadrangularis sering disebut juga Japanese Bamboo dan terdapat yang menyebut juga Bambu Cina sebab asal asal dataran Jepan dan China.

Bambu Hias ini dapat tumbuh sampai setinggi 10 m. Daun-daun tumbuh memancar membuat tajuk padat, bercabang-cabang rapat mempunyai ukuran lima – 15 centimeter dan selebar dua centimeter, warnanya hijau serta urat-urat daunnya sejajar.

Batangnya berwarna mirip tembaga serta memiliki tebal dua cm. Bambu yang mempunyai daun rimbun ini acapkali digunakan sebagai pembatas atau pagar, selain itu juga bisa menjadi epilog dinding luar atau digunakan menjadi hiasan di pinggir kolam.

c. Bambu Sian atau Bambu Thailand

Bambu Sian ini mempunyai sifat yaitu rumpunnya sangat poly, asal asal negara Thailand, dan batangnya tegak dan ramping, berwarna hijau sedikit keputihan serta memiliki daun berukuran kecil.

Bambu ini Jika ditanam berjejer mampu meredam bunyi bising, sebagai akibatnya cocok ditanam di sebelah luar dinding atau menjadi penghias taman.

Baca juga: Wow! Ternyata Pohon Pisang Bisa Jadi Bonsai Lo, Ini Dia Caranya

Selanjutnya Jenis Bambu Hias

d. Bambu Buddha Belly atau Bambu Gendang / Bambu Nagin

Bambu Budha Belly atau terdapat yang menyebut Bambu Gendang atau Bambu Nagin mempunyai bentuk unik, batangnya menggembung serta mengecil pada ruasnya, sebagai akibatnya berbentuk mirip gendang atau bawang yg bertumpuk-tumpuk.

Itulah kenapa Bambu Nagin jua acapkali dianggap Bambu Gendang karena bentuk ruas-ruas batangnya mirip Gendang yg saling menyambung. disebut pula Bambu Budha Belly mungkin karena bentuknya seperti perut Buddha.

Bambu ini agar bentuk batangnya bisa semakin menggembung dan berlekuk-lekuk, mampu menggunakan cara diberi perlakuan seperti pohon bonsai.

Yaitu dikurangi penyiraman dan pemberian pupuk. sebab berukuran cukup kecil, maka Bambu Hias ini acapkali menjadi hiasan page tempat tinggal minimalis. tumbuhan Bambu Gendang ini berukuran mungil dan berwarna kuning, berasal dari wilayah China.

Sedangkan tanaman Bambu Hias yang sebenarnya tak termasuk rumpun/gerombolan Bambu namun mempunyai bentuk mirip pohon bambu walaupun ukurannya kecil, tak memiliki batang keras dan tidak mampu tinggi adalah :

e. Bambu Air

Bambu Air sebenarnya artinya tumbuhan air, tetapi asal bentuknya memang sangat mirip menggunakan pohon bambu, ukuran mini , berwarna hijau, beruas-ruas serta tidak memiliki daun.

Berasal bentuk yg mirip pohon bambu itulah maka tanaman ini dinamakan bambu air karena memang habitat yang disenangi tanaman ini artinya tanah menggunakan air menggenang.

Tanaman Bambu Air artinya favorit untuk penyegar laman, tidak membutuhkan daerah luas, cocok buat diletakkan pada page tempat tinggal atau pada kolam ikan. Bambu Air memiliki spesies sejenis yaitu Bambu Air Kuning yg memiliki warna belang-belang seperti motif ular.

f. Bambu Dracaena atau Bambu Emerald

Bambu Dracaena mempunyai nama latin Dracaena Sanderiana kadang diklaim dengan nama Bambu Dracena atau Bambu Emerald (Permata), ada juga yang menyebut Bambu Rejeki karena ada yang meyakini membawa rejeki atau hoki.

Di negara barat tanaman ini dianggap Ribbon Plant karena warnanya yang mempunyai motif mirip pita. Jika dipandang tumbuhan ini memang mempunyai karakteristik mirip dengan bambu.

Yaitu memiliki batang mirip bambu, berukuran kecil, berbentuk silinder lurus, serta mempunyai ruas menggunakan jarak antar ruas sama serta rona hijau.

Tanaman Bambu Emerald ini menjadi populer karena mampu dikreasikan sebagai bentuk seperti bangunan atau tugu dengan cara dianyam.

Sehingha mampu menjadi hiasan yang indah, perawatannya pun tidak rewel, mampu tumbuh pada air atau di hidrogel, sehingga bisa buat hiasan pada dalam rumah memakai vas atau pot mungil.

Baca juga:

Demikianlah sedikit dari saya semoga bermanfaat untuk kita semuanya, terimakasih sudah mampir kemari. Jangan lupa untuk saran serta komentarnya. Wassalamualaikum. (bsc)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed