oleh

Bonsai Mame: Cara Mudah Membuat & Merawatnya Untuk Pemula

BenniSobekti.com – Bonsai Mame: Cara Mudah Membuat & Merawatnya Untuk Pemula, Assalamualaikum sahabat bonsai dan tanaman hias dimanapun kalian berada, pada malam hari ini saya akan memberikan sedikit informasi mengenai bonsai mame.

Bonsai setidaknya seringkali kita jumpai pasti dengan ukuran medium ataupun semall ya , nah sekarang tak kasih tau ukurasn mame, ya kalok semuanya ingin tau silahkan baca sampai habis ya jangan nanggung cuman separo hehehe.

Baca juga: Mengenal Jenis Bonsai Berdasarkan Bentuk & Ukurannya

Klasifikasi Bonsai Mame

Cara membuat bonsai mame terbilang simple dan cepat. Hasilnya juga memuaskan, asalkan bisa men-training-nya. Cukup sediakan bahan asal setek, gunting, kawat, pot pembesaran dan media tanamnya.

Dengan beberapa langkah saja, Anda sudah membuat bonsai mame. Bonsai mame sendiri adalah bonsai dengan ukuran yang kecil biasanya berkisar dari 5 – 15 cm (2-6 inci).

Langkah-langkah Membuat Bonsai Mame

Langkah pertama yang perlu diambil yaitu mempersiapkan bahan bonsai dari perbanyakan setek yang sudah di dalam pot dan berumur kurang lebih 6 bulan.

Jenis pohon yang gampang di-training yaitu bonsai beringin. Bakalan bonsai ini dikeluarkan dari wadahnya. Gumpalan-gumpalan tanah yang masih melekat dibuang.

Amati bagian batangnya. Untuk tahap perkembangan pertama, lakukan pembentukan garis batang. Potong pendek batang tanaman, sekitar 5 cm dari pangkal batang.

Tahapan selanjutnya yaitu pembentukan akar. Ini merupakan tahapan yang penting dalam hal cara membuat bonsai mame karena perakaran bisa menguatkan kesan tua bila diatur arah pertumbuhannya. Pilih 3-4 akar yang berukuran cukup besar sebagai cabang akar.

Pangkas cabang-cabang akar ini sehingga hanya tersisa 4-5 cm. Dari bagian yang terpotong ini, kelak akan tumbuh ranting-ranting akar. Setelah siap. Seperti Pada pohon bonsai indah dan unik didunia.

Bakalan ini ditanam ke dalam pot kecil yang media tanamnya terdiri dari tanah dan pupuk kandang (perbandingan 1:2). Siram tanaman tersebut dan letakkan di tempat yang banyak terkena sinar matahari.

Rawat dan pelihara hingga 6 bulan untuk melihat perkembangan batang dan kemunculan tunas-tunas baru. Jika ukuran batang belum tampak besar sesuai keinginan, lakukan pemangkasan kembali dan bongkar tanaman dari potnya.

Pangkas juga perakarannya dan tanam kembali dengan media tanam baru. Biarkan tanaman ini tumbuh dan berkembang. Proses seperti ini bisa dilakukan beberapa kali hingga diperoleh batang utama dengan ukuran dan tinggi yang kita inginkan.

Cara membuat bonsai mame selanjutnya yaitu pembentukan cabang-cabang. Arah tumbuh cabang harus ke segala arah. Untuk membantu cabang-cabang ini bisa tumbuh ke segala arah, lilitkan kawat aluminium atau tembaga.

Pangkas pula cabang-cabang ini supaya muncul tunas-tunas baru. Kelak, tunas-tunas ini yang nantinya akan menjadi ranting-ranting. Pembentukan cabang-cabang ini memerlukan waktu yang cukup lama.

Seperti halnya cara mudah penyiraman pohon bonsai yang baik untuk pemula.  Bonsai mame, bonsai mame serut, bonsai mame sancang, bonsai mame beringin, bonsai mame gallery, jual bonsai mame, harga bonsai mame, bonsai mame indonesia.

Sembari membentuk cabang-cabang, lakukan juga pembentukan ranting-ranting beserta tajuknya. Gunakan aturan yang sudah berlaku di dunia perbonsian bahwa tajuk menyerupai segitiga.

Bagian tajuk bawah harus paling lebar, semakin ke atas semakin mengecil hingga mencapi puncaknya. Pertahankan terus bentuk tajuk-tajuk seperti ini. Lakukan pemangkasan daun, ranting dan akar supaya bentuk bonsai tetap stabil dan sehat.

Cara membuat bonsai mame ini telah banyak dipraktekkan oleh para hobiis dan para petani bonsai di berbagai daerah. Harga jual bonsai mame terjangkau bagi berbagai kalangan. Cocok juga bagi pemula yang berminat menekuni bonsai.

Baca juga:

Demikianlah sedikit pemaparan dari saya mengenai tanaman bonsai mame beserta cara buat dan rawatnya. Semoga bermanfaat untuk kita semuanya, terimakasih sudah mampir kemari jangan lupa saran & komennya. Wassalamualaikum. (bsc)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed